Estimasi Biaya Pengiriman
Rp7.200 - Rp20.000 /kg
Promo GRATIS ONGKIR* ke Jabodetabek, Banten, Jabar, & Jatim dengan minimum pembelian Rp200.000. Lihat selengkapnya
Kabel yang masih tergulung pada drum saat dialiri arus beban tinggi akan mengalami efek induksi elektromagnetik dan akumulasi panas. Fenomena ini menurunkan kapasitas hantar arus (derating) secara signifikan. Penggunaan beban penuh pada kondisi kabel tergulung berisiko melelehkan isolasi internal. Oleh karena itu, spesifikasi teknis selalu mencantumkan dua nilai kapasitas ampere: saat tergulung (wound) dan saat terurai penuh (unwound).
Semakin panjang bentangan kabel, semakin besar resistansi listriknya. Untuk operasional alat berat (seperti las listrik atau kompresor) pada jarak di atas 30 meter, luas penampang kabel standar (misalnya 1.25mm²) seringkali tidak memadai dan menyebabkan penurunan tegangan (voltage drop). Penurunan ini mengakibatkan motor mesin bekerja lebih keras, panas berlebih, dan kerusakan prematur. Pemilihan kabel dengan penampang 2.0mm² atau 3.5mm² mutlak diperlukan untuk jarak jauh guna menjaga stabilitas suplai daya.
Fitur ini berfungsi sebagai saklar pengaman otomatis yang memutus arus saat mendeteksi suhu inti drum kabel melebihi ambang batas aman (biasanya sekitar 56°C - 70°C). Mekanisme ini mencegah kebakaran akibat panas berlebih dari efek induksi gulungan atau pembebanan berlebih (overloading). Reset manual hanya dapat dilakukan setelah suhu drum kembali normal, memaksa operator untuk memeriksa penyebab gangguan sebelum melanjutkan pekerjaan.
Menggunakan pegas spiral internal (clock spring) untuk menghasilkan torsi penarikan.
Mekanisme: Saat kabel ditarik keluar, pegas menjadi tegang. Saat tegangan kabel dilepas, energi potensial pegas memutar balik drum untuk menggulung kabel.
Batasan: Terbatas pada kabel dengan diameter kecil hingga menengah dan jarak tempuh pendek (umumnya di bawah 30-40 meter). Ideal untuk hoist kecil atau alat kerja bengkel perakitan.
Menggunakan motor listrik eksternal yang dikendalikan oleh Variable Frequency Drive (VFD) atau kopling magnetik (magnetic coupler).
Mekanisme: Motor memberikan torsi konstan yang disinkronisasi dengan kecepatan gerak mesin utama.
Keunggulan: Mampu menangani kabel berdiameter besar (high amperage) dan jarak tempuh sangat jauh (hingga ratusan meter). Wajib digunakan pada Gantry Crane pelabuhan, Stacker Reclaimer, dan kereta transfer tambang.
Hitung diameter luar (Outer Diameter/OD) dan berat kabel per meter. Drum harus memiliki diameter inti (core diameter) minimal 15 hingga 20 kali diameter kabel untuk mencegah kerusakan internal konduktor akibat radius tekuk yang terlalu tajam.
Sistem pegas memiliki batasan kecepatan balik. Jika mesin bergerak lebih cepat dari kemampuan pegas menggulung, kabel akan menyentuh tanah dan berisiko terlindas (run-over). Pada sistem bermotor, torsi motor harus disetel sedikit lebih tinggi dari inersia drum untuk menjaga kabel tetap tegang (taut) namun tidak melar.
Horizontal Stretch: Reel dipasang di ujung lintasan, kabel ditarik mendatar. Memerlukan penopang kabel seperti roller guide untuk mengurangi gesekan dengan tanah.
Vertical Lift: Reel dipasang di atas, kabel bergerak naik-turun. Beban utama adalah berat total kabel yang menggantung bebas.
Vertical Retrieve: Reel dipasang di bawah (di tanah), kabel ditarik ke atas.
Loading chat box
please wait...
Anda bisa chat secara langsung dengan
Customer Support kami untuk bertanya
Stok produk,
Pesanan,
Pembayaran,
Pengiriman,
Faktur Pajak,
Pengembalian Barang & Garansi atau kunjungi
Pusat Bantuan Kami
